Disnakertrans Banjar Raih Capaian Retribusi 232,03 Persen, Perkuat Kontribusi terhadap Pendapatan Daerah
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar menghadiri Rapat Evaluasi Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (29/7/2026) di Aula Barakat Lantai 2, Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, serta Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan Pendapatan, Sukamto. Turut hadir para pejabat administrator dan pengawas, kepala perangkat daerah, bendahara penerimaan, serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.
Rapat evaluasi ini menjadi forum strategis untuk meninjau capaian penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama Triwulan II Tahun 2026, sekaligus mengevaluasi berbagai tantangan dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan pendapatan daerah, khususnya dari sektor retribusi. Melalui sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen mewujudkan pengelolaan PAD yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel sebagai salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar memaparkan capaian yang sangat menggembirakan pada sektor Retribusi Perizinan Tertentu. Hingga akhir Triwulan II Tahun 2026, realisasi penerimaan telah mencapai Rp2.052.236.100, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp884.475.839, atau setara dengan 232,03 persen dari target.
Pencapaian tersebut mencerminkan optimalnya pengelolaan retribusi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar serta menjadi bukti nyata komitmen perangkat daerah dalam meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah. Hasil ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja pada periode-periode berikutnya.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, serta mendorong inovasi dalam menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Dengan pengelolaan PAD yang semakin optimal, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Kabupaten Banjar yang maju, mandiri, dan sejahtera.
(Sumber Berita: Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Banjar)


