Bekali Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja, Disnakertrans Banjar Sosialisasikan Peluang Kerja dan Karier di STIKES Intan Martapura
Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Informasi Bursa Kerja dan Penyuluhan Bimbingan Jabatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Kamis, (21/5/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Disnakertrans Kabupaten Banjar, STIKES Intan Martapura, dan BP3MI Kalimantan Selatan sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja secara lebih matang dan terarah.
Kegiatan tersebut ditujukan khusus bagi mahasiswa yang akan memasuki masa kelulusan agar memperoleh pemahaman mengenai informasi pasar kerja, teknik pencarian kerja yang tepat, penyusunan perencanaan karier, serta prosedur bekerja di dalam maupun luar negeri melalui jalur resmi dan legal. Materi yang disampaikan juga mencakup strategi penyusunan CV dan surat lamaran, teknik menghadapi wawancara kerja, pengembangan kompetensi, hingga pemanfaatan berbagai sumber informasi lowongan kerja.
Ketua STIKES Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH dalam sambutannya menyampaikan kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dunia kerja dan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut demi meningkatkan kualitas lulusan STIKES Intan Martapura,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar para lulusan memahami hak dan kewajiban sebagai tenaga kerja serta berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, khususnya untuk penempatan kerja ke luar negeri. Ia menegaskan pentingnya menggunakan jalur resmi melalui instansi yang berwenang agar para pekerja memperoleh perlindungan hukum dan terhindar dari berbagai risiko penipuan.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Banjar, Hj. Siti Mahmudah, SH., MH menyampaikan apresiasi kepada Akper Intan Martapura yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Banjar, di mana tingkat pengangguran terbuka mengalami peningkatan dari 2,71 persen pada tahun 2024 menjadi 2,76 persen pada tahun 2025. Meski demikian, penempatan tenaga kerja di sektor formal telah mencapai sekitar 2.500 orang, Namun, tantangan ketenagakerjaan masih berhadapan pada kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mencapai 146 kasus sepanjang tahun 2025, sehingga diperlukan sinergi berbagai pihak untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja daerah.
Lebih lanjut, Kepala Disnakertrans menegaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi kunci utama menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. “Tenaga kesehatan saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan medis. Mereka juga harus menguasai teknologi informasi, memiliki komunikasi yang baik, mampu mengelola stres kerja, dan mengoperasikan alat kesehatan modern,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Informasi Bursa Kerja dan Penyuluhan Bimbingan Jabatan Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, narasumber dari BP3MI Kalimantan Selatan Muhammad Andry Suryadi memberikan pemahaman informasi bursa kerja, perencanaan karier, strategi efektif mencari pekerjaan, teknik penyusunan curriculum vitae (CV) dan surat lamaran kerja, serta persiapan menghadapi wawancara kerja. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali minat, bakat, dan kompetensi diri sebagai dasar dalam menentukan pilihan karier yang tepat.
Selain itu Ia juga memberikan informasi mengenai peluang kerja luar negeri yang aman dan legal, termasuk skema penempatan resmi Pekerja Migran Indonesia (PMI), persyaratan, dokumen yang harus dipenuhi, serta berbagai peluang kerja di sejumlah negara tujuan seperti Jepang dan Korea Selatan. Peserta juga diberikan edukasi mengenai bahaya penempatan nonprosedural dan ciri-ciri perekrutan ilegal agar terhindar dari praktik penipuan yang dapat merugikan calon pekerja migran.
Melalui kegiatan ini, Disnakertrans Kabupaten Banjar berharap para mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memasuki dunia kerja, mampu merencanakan karier sesuai minat dan kompetensinya, serta memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia secara aman, legal, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Banjar.

