Disnakertrans Banjar Lakukan Koordinasi ke Perusahaan untuk Dukung Penyusunan Critical Occupation List Nasional
MARTAPURA – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banjar melalui Bidang Tenaga Kerja melaksanakan koordinasi ke sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Banjar dalam rangka mendukung pelaksanaan In-Depth Interview (IDI) Penyusunan Critical Occupation List (COL) yang merupakan bagian dari Proyek Labor Market Information and Skills System Transformation for Labor Market Flexibility (LISTRAF) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah dalam menyukseskan penyusunan daftar jabatan kritis nasional.
Koordinasi dilakukan kepada perusahaan yang menjadi sasaran pelaksanaan wawancara mendalam (In-Depth Interview/IDI), yaitu PT Wira Megah Profitamas, Pelita Insani Mulia dan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Banjar (RSB). Melalui kegiatan ini, Disnakertrans Kabupaten Banjar menyampaikan informasi mengenai tujuan, mekanisme, serta pentingnya partisipasi perusahaan dalam memberikan data dan masukan terkait kebutuhan tenaga kerja, tantangan rekrutmen, serta kebutuhan keterampilan di dunia kerja.
Critical Occupation List (COL) merupakan daftar jabatan yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja sekaligus memiliki peran strategis bagi perekonomian Indonesia. Penyusunannya dilakukan melalui pendekatan analisis data ketenagakerjaan dan pengumpulan informasi langsung dari dunia usaha, salah satunya melalui kegiatan In-Depth Interview (IDI). Informasi yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ketenagakerjaan, pengembangan pelatihan vokasi, layanan penempatan tenaga kerja, hingga penguatan sistem informasi pasar kerja nasional.
Dalam pelaksanaannya, Disnakertrans Kabupaten Banjar berperan sebagai fasilitator komunikasi antara tim pelaksana dan perusahaan agar proses pengumpulan informasi berjalan lancar. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman perusahaan bahwa kegiatan ini bukan merupakan pemeriksaan ataupun evaluasi kepatuhan ketenagakerjaan, melainkan upaya memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi riil kebutuhan tenaga kerja. Seluruh informasi yang diberikan perusahaan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penyusunan Critical Occupation List (COL).
Melalui koordinasi ini, Disnakertrans Kabupaten Banjar berharap perusahaan dapat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan In-Depth Interview sehingga data yang diperoleh mampu menggambarkan kondisi kebutuhan tenaga kerja di lapangan secara komprehensif. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha menjadi langkah penting dalam menghasilkan informasi pasar kerja yang lebih akurat, relevan, dan berbasis bukti guna mendukung pembangunan ketenagakerjaan yang responsif terhadap kebutuhan dunia industri.
(Sumber Berita: Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Banjar)

